HarianMagelang.com–Magelang, 15 Desember 2025 – Anggota DPR RI, Nafa Urbach, mengajak seluruh stakeholder di Kabupaten Magelang untuk bersama-sama memperkuat pemahaman dan implementasi Empat Pilar Kebangsaan melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan pada 15 Desember 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan daerah, mulai dari unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan komunitas sosial kemasyarakatan. Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Nafa Urbach menegaskan bahwa penguatan nilai kebangsaan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. “Peran stakeholder sangat penting dalam memastikan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, serta toleransi dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan pemerintahan di daerah,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut memaparkan kembali makna Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog interaktif yang membahas tantangan kebangsaan di era digital, penguatan literasi kebangsaan di lingkungan pendidikan, serta peran pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial.
Nafa Urbach juga mendorong agar hasil sosialisasi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program edukasi kebangsaan di sekolah, komunitas, dan organisasi masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan dapat semakin memperkuat karakter kebangsaan masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang melibatkan berbagai stakeholder ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan semakin kuat sehingga mampu menjadi fondasi dalam menjaga persatuan, stabilitas sosial, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Aris)















